Jumat, 15 Maret 2013

Perekonomian Indonesia



SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA

Bila membahas mengenai sistem perekonomian di Indonesia, tentu tidak hanya satu, melainkan ada bermacam-macam sistem ekonomi di Indonesia, misalnya yang saya ketahui yaitu sistem perekonomian tradisional, sistem ekonomi campuran, komando, dan sistem ekonomi pasar. Dari berbagai macam system ekonomi tersebut, pasti mempunyai cirri-ciri tersendiri. Disini saya akan membahas berbagai macam system ekonomi di Indonesia juga berikut masalah-masalah dari perekonomian di Indonesia. Tetapi sebelum itu, saya akan membahas terlebih dahulu apa pengertian ekonomi secara umum juga menurut para ahli.

Definisi Ekonomi
Secara umum, bisa dibilang bahwa ekonomi adalah sebuah bidang kajian tentang pengurusan sumber daya material individu, masyarakat, dan negara untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Karena ekonomi merupakan ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi dan berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi, konsumsi dan atau distribusi.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi ekonomi menurut beberapa ahli:
1. ADAM SMITH
“Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan Negara”.
2. MILL J. S
“Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan”.
3. ABRAHAM MASLOW
"Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien".

Bila membicarakan tentang ekonomi, secara otomatis kita juga akan membicarakan mengenai ilmu ekonomi dimana ilmu ekonomi merupakan sebuah ilmu yang membahas dan memperlajari tentang ekonomi itu sendiri. Secara umum, ilmu ekonomi dibagi menjadi 2, yaitu ilmu ekonomi makro dan ilmu ekonomi mikro.
Ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku ekonomi sebagai keseluruhan tentang kehidupan ekonomi dan ilmu ekonomi mikro lebih memfokuskan pada keputusan-keputusan individu baik dalam  rumah tangga maupun perusahaan juga sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Macam-macan Sistem Ekonomi :
1.      Sistem Perekonomian Tradisional
Sistem yang didasarkan tradisi, adat istiadat, atau kebiasaan dari masyarakat yang bersangkutan. Ciri-cirinya seperti : kehidupan sosial, gotong royong, kekeluargaannya masih dominan, juga tidak mementingkan diri sendiri, tetapi teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga tingkat produktivitas masih rendah.
2.      Sistem Perekonomian Pasar
Sistem ekonomi yang menghendaki pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya didalam perekonomian yang dilakukan oleh individu dan perseorangan, sehingga bebas campur tangan dari pemerintah. Cirri nya misalnya r
akyat diberi kebebasan mengatur sumber dan alat produksi.
3.      Sistem Perekonomian Terpusat/Komando
Alat-alat produksi dimiliki oleh Negara, sedangkan alat milik pribadi tidak ada, kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi diatur oleh Negara.
4.      Sistem Perekonomian Campuran
Sistem ini merupakan gabungan antara system ekonomi pasar dengan system ekonomi terpusat. Hak milik individu atas alat-alat produksi diakui  meskipun ada pembatasan, kepentingan umum lebih diutamakan, pengusaha lemah dapat meneruskan dan mengembangkan usahanya karena dilindungi oleh pemerintah.

Masalah Ekonomi
Siapa sih yang tidak tahu bahwa negara kita, Indonesia ini adalah termasuk negara yang kaya? Terutama kaya akan sumber daya alam yang tidak dimiliki oleh negara lain. Tapi sayangnya pemanfaatan sumber daya alam Indonesia belum maksimal. Parahnya lagi adalah orang asing yang berhasil mengambil kekayaan alam kita. Itu baru satu contoh permasalahan ekonomi Indonesia yang muncul kepermukaan. Tidak hanya itu, masih ada beberapa permasalahan lagi yang membuat ekonomi Indonesia agak lambat untuk berkembang. Masalah pokok ekonomi itu misalnya:
1. What
  
 Komoditas atau barang apa yg akan diproduksi
2. How
   
Bagaimana barang harus di produksi atau siapa dan dengan alat apa barang tersebut di produksi.
3. For Whom
   Untuk siapa hasil produksi/barang di konsumsikan

Masalah-masalah ekonomi misalnya seperti :
1.      Tingginya Jumlah Pengangguran.
Dari tahun ke tahun, masalah jumlah pengangguran di Indonesia semakin bertambah. Belum ada solusi yang jitu untuk mengatasi tingginya angka pengangguran sampai saat ini. 

2.      Kemiskinan
Tingkat kemiskinan yang terus meningkat, hutang Negara dimana-mana sampai saat ini belum ada solusinya.
3.      Tingginya Biaya Produksi
Sudah menjadi rahasia umum di dunia industri di negara kita ini bahwa selain biaya produksi cukup tinggi belum lagi ditambah dengan biaya-biaya yang seharusnya tidak perlu dikeluarkan. Namun karena faktor keamanan di negara kita masih sangat minim dan ketidakmampuan pemerintah untuk mendukung dan melindungi sektor industri, akibatnya terdapat banyak pungutan-pungutan liar yang bahkan akhir-akhir ini dilakukan dengan terang-terangan.

4.      Keputusan Pemerintah Yang Kurang Tepat
Kita semua tahu bahwa beberapa tahun belakangan ini sangat marak sekali peredaran barang-barang dari China di negara kita, bukan? Nah, penyebabnya adalah keputusan pemerintah dalam hal regulasi ekonomi yang dirasa kurang tepat jika dilihat dari kondisi perekomomian Indonesia.

5.      Bahan Kebutuhan Pokok Masih Langka
Langkanya bahan kebutuhan pokok adalah salah satu masalah serius yang menimpa kondisi ekonomi indonesia. Masalah ini akan sangat terasa sekali di saat menjelang perayaan hari-hari besar seperti hari raya idul fitri, natal, dan hari-hari besar lainnya.

6.      Suku Buka Perbankan Terlalu Tinggi
Semakin tinggi atau semakin rendahnya suku bunga perbankan di suatu negara, maka akan berpengaruh besar terhadap kondisi ekonomi di negara tersebut. Nah, untuk suku bunga perbankan di Indonesia masih dinilai terlalu tinggi sehingga masih perlu perhatian lebih dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini.
 

Cara memecahkan masalah ekonomi :
1.      Dengan system ekonomi yang sesuai dengan keadaan setempat
2.      Meningkatkan sumber daya manusia
3.      Menggunakan sumber daya alam secara efisien
4.      Menciptakan entrepreneur yang cerdas

Resume "Ekonomi"



Nama               : Dini Dwi Rahayu
Kelas                : 2KA17
NPM                 : 12111155
Jurusan            : Sistem Informasi
Mata Kuliah    : Teori Organisasi Umum 2
Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi

Resume dari materi yang telah disampaikan mengenai ekonomi.
Dari penjelasan yang telah disampaikan oleh dosen yang membahas mengenai ekonomi, saya akan mengulas kembali dari apa yang telah disampaikan, bahwa Ekonomi itu merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya. Ekonomi juga merupakan ilmu sosial yang yang mempelajari segala aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Dalam perekonomian di Indonesia pasti mempunyai masalah. Masalah ekonomi itu seperti:
1. What
Barang apa yg akan diproduksi
2. How
Bagaimana barang harus di produksi atau siapa dan dengan alat apa barang tersebut di  produksi
3. For Whom
Untuk siapa hasil produksi/barang tersebut di konsumsikan
  Dalam kehidupan ini tidak lepas dari ekonomi, karena kita sebagai manusia pasti mempunyai kebutuhan, dari mulai kita bangun tidur sampai kita tidur lagi pasti membutuhkan sesuatu. Seperti kita membutuhkan makan untuk hidup, pakaian, tempat tinggal, kesehatan, pendidikan, juga berbagai kebutuhan yang lainnya. Untuk itu manusia tidak akan bisa hidup sendiri, manusia pasti saling membutuhkan, sama halnya seperti yang dikemukakan Aristoteles bahwa manusia merupakan zoon politicon yang artinya manusia sudah dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan saling berinteraksi satu sama lain.
Kebutuhan ekonomi manusia tentu berbeda-beda, ada yang kondisi ekonomi nya tercukupi, lebih dari cukup, ada yang kurang, dan ada juga yang sederhana. Memang setiap rezeki itu sudah ada yang mengatur, setiap manusia sudah disiapkan rezekinya oleh Yang Maha Kuasa, tetapi bagaimana cara kita untuk menjemputnya. Itulah yang menjadi pertanyaan, apakah manusia harus bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang kita harapkan? Atau kita hanya berdoa terus-menerus tanpa usaha?, Sebenarnya kita bisa mengubah keadaan ekonomi dari yang kurang menjadi lebih itu apabila kita bekerja keras dibarengi dengan doa, seperti Hukum Newton yang berbunyi “bahwa usaha sama dengan hasil”. Jadi apabila usaha kita setengah-setengah, maka hasilnya pun tidak sesuai dengan yang diharapkan, tetapi apabila kita terus bekerja keras, maka Insya Allah hasilnya pun akan memuaskan. Karena tidak ada hasil yang besar dengan usaha yang kecil.
Ada beberapa pemecahan faktor ekonomi yaitu seperti:
1. SDA (Sumber Daya Alam)
2. SDM (Sumber Daya Manusia)
3. SD Modal
4. Enterpreneur yang cerdas
Dari ketiga point tersebut apabila Masyarakat Indonesia dapat menggunakan, menghasilkan dan menciptakan yang baik, pasti perekonomian di Indonesia akan maju.